Kamis, 14 Juli 2011

DIABETES MELITUS DAN TANAMAN HERBAL

Diposting oleh Achmad Syafiudin ,

Kencing manis atau Diabetes Melitus terjadi kerena tubuh tidak isa menghasilkan hormon insulin yang cukp sehingga kadar gula dalam darah tidak bisa diserap dengan baik untuk diubah menjadi glikogen yang bisa disimpan dalam otot dan hati sebagai cadangan makanan. Tingginya kadar gula dalam darah yang meningkat, berakibat ginjal tidak bisa menyerap gula ini dan gula lolos keluar bersama air seni.
Gejala umum kencing diabetes melitus :
-            Sering buang air kecil
-            Selalu merasa haus
-            Sering lapar
Dalam jangka panjang tanpa perawatan, dapat memicu berbagai komplikasi kronis, seperti:
-            gangguan pada mata dengan potensi berakibat pada kebutaan,
-            gangguan pada ginjal hingga berakibat pada gagal ginjal,
-            gangguan kardiovaskular, disertai lesi membran basalis yang dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan mikroskop elektron,
-            gangguan pada sistem saraf hingga disfungsi saraf autonom, foot ulcer, amputasi, charcot joint dan disfungsi seksual, dan gejala lain seperti dehidrasi, ketoasidosis, ketonuria, dan hiperosmolar non-ketotik yang dapat berakibat stupor dan koma.
-            rentan terhadap infeksi.
Kata diabetes mellitus itu sendiri mengacu pada simtoma yang disebut glikosuria, atau kencing manis, yang terjadi jika penderita tidak segera mendapatkan perawatan.
Herbal yang bermanfaat untuk menekan penyakit diabetes melitus
Daun Ubi Jalar (ipomea batatas)
Daun ubi jalar ternyata pengganti insulin bagi penderita diabetes. Fraksi air daun  ubi jalar  juga terbukti menurunkan kadar  gula darah. Senyawa yang diduga  terkandung dalam fraksi air adalah niasin dan  mineral magnesium. Magnesium membantu penyerapan glukosa ke dalam  sel. Niasin menurunkan kadar  glukosa darah karena bentuk  aktif niasin (niasinamid) merupakan komponen dari koenzim nikotinamid adenin dinukleotida  (NAD) dan  nikotinamid adenin dinukleotida  fosfat (NADP). Kedua  koenzim  itu berperan sebagai transfer atom  hidrogen dalam  reaksi  yang menghasilkan energi. Proses itu terdapat pada reaksi glikolisis,  yaitu penguraian glukosa menghasilkan energi.

Lihat Artikel lengkap disini ....

Back Top

0 komentar:

Posting Komentar