Lingzhi (Ganoderma Lucidium)
Di antara berbagai makanan dan
suplemen yang dipercaya dapat membantu menyembuhkan kanker, jamur merupakan
salah satu favorit. Lingzhi (Ganoderma
lucidum) salah
satunya. Menurut bukuPengobatan
Herbal Tiongkok yang ditulis tahun 56 SM, jamur kayu ini tercantum sebagai
bahan obat nomor satu dari 365 bahan obat lainnya – termasuk ginseng. Lingzhi
masuk dalam kategori “superior” karena dapat menyembuhkan berbagai macam
penyakit, mampu menjaga dan mengembalikan keseimbangan tubuh, dan aman
dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa efek samping. Ada banyak jenis jamur kayu. Sebagian di
antaranya nikmat kita santap di meja makan, seperti jamur kuping, jamur tiram,
jamur gigit, dan shiitake. Tetapi sebagian lainnya tidak, seperti lingzhi dan
kawan-kawannya dari genus Ganoderma. Lingzhi dapat tumbuh di berbagai belahan
dunia ini –termasuk Indonesia. Tempat tumbuhnya adalah pohon-pohon yang tua dan
lapuk, atau pohon yang telah mati. Berbentuk seperti payung tidak sempurna,
bertangkai relatif pendek dibandingkan dengan tubuh buah (payung)-nya yang
berdiameter hingga 30 cm. Bentuk payungnya setengah lingkaran mirip ginjal,
dengan ketebalan bervariasi antara 2-5 cm. Kandungan utama lingzhi adalah protein, polisakarida (ganodelan A,
ganodelan B, dan beberapa jenis glukans), triterpenoid (asam ganodermik,
ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip hormon steroid,
juga germanium, ergosterol, coumarin, mannitol, alkaloid, asam lemak tak jenuh,
adenosin, dan berbagai vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng,
besi, fosfor).
Secara garis besar terdapat enam jenis lingzhi
yang dibedakan berdasar warnanya, yaitu lingzhi
merah (berkhasiat terutama untuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan organ
jantung dan pembuluh darah), ungu (untuk gangguan yang berkaitan dengan
persendian), hijau (untuk liver), putih (untuk paru-paru dan kulit), kuning
(untuk limpa), hitam (untuk ginjal dan otak). Lingzhi memiliki aroma yang khas (langu – dalam bahasa jawa), sisi atas payung berwarna merah mengkilat, semakin ke
tepi warnanya semakin muda. Tepinya berwarna putih, begitu juga sisi bawahnya.
Pada awalnya jamur lingzhi yang juga dikenal dengan nama reishi ini empuk dan
kenyal, tapi semakin tua semakin keras.
lihat artikel lengkap disini ...
0 komentar: