Senin, 04 Juli 2011

MENGENAL SISTEM OPERASI 2

Diposting oleh Achmad Syafiudin ,

SEJARAH SISTEM OPERASI….
Menurut Tenanbuam, sistem operasi mengalami perkembangan yang pesat, dan mambaginya menjadi empat generasi ;
·         Sistem Operasi Generasi Pertama (1945 – 1955) Generasi  pertama adalah awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal ini disebabkan kecapatan manusia untuk menghitung terbatas da sangat rentan terhadap kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus di kerjakan secara manual.
·         Sistem Operasi Generasi Kedua (1955 – 1965) pada generasi ini di perkenalkan batch Processing System,  yakni job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, kemudian di eksekusi secara berurutan. Pada generasi ini, sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tapi beberapa fungsi sistem operasi sudah ada, yaitu FMS dan IBSYS.
·         Sistem Operasi Generasi  Ketiga (1965 – 1980) generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara online melalui komputer, sistem operasi menjadi multi user dan multi programming.
·         Sistem Operasi Generasi  Keempat (Pasca 1980-an) pada generasi ini, sistem operasi di pergunakan untuk jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan yang lain.. pada masa ini para pengguna sudah di lengkaping dengan GUI (Graphical User Interface) yakni sistem interface yang sudah berbasis grafis, dan pada generasi ini, sistem komputer telah tersebar  dari beberapa titik, sehingga lebih baik dalam segi kinerja dari pada sistem komputesi yang terpusat..

STRUKTUR KOMPUTER
Struktur sistem operasi komputer dapat dibagi menjadi beberapa bagian :
1.       Sistem Operasi Komputer  saat ini sistem multiguna  terdiri dari sejumlah Device Controlleryang dihubungkan melalui bus  yang menyediakan akses ke memori. Setiap Device Controllerbertugas mengatur kerja dari perangkat tertentu seperti Disk Drive, Audio Device, dan Video Display. CPU dan Device Controller berjalan bersamaan tapi diperlukan sinkronisasi dalam mengatur akses masing-masing ke memori. Pada awal di proses Bootada sebuah program awal yang dijalankan yang disebut dengan bootstrap. semua aspek registerterdapat dalam program ini meliputi, register CPU, Device Controller, dan isi memori. Interupsi merupakan bagian penting dari sistem arsitektur komputer. Setiap sistem komputer memilikimekanisme yang berbeda. Interupsi bisa terjadi apabila perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak(software) minta "dilayani" oleh prosesor. Apabila terjadi interupsi maka prosesor menghentikan prosesyang sedang dikerjakannya, kemudian beralih mengerjakan service routine untuk melayani interupsitersebut. Setelah selesai mengerjakan service routine maka prosesor kembali melanjutkan proses yangtertunda.
2.       Struktur I/Ountuk memulai operasi I/O, CPU me-load register yang sesua ke Device Controller. Sebaliknya Device Controllermemriksa isi resistri dan kemudian meenukan operasi data apa yang harus di lakukan… ada dua kemungkinan saat operasi I/O di jalankan, yakni Synchronous I/O (kejadian dimana kendali dikembalikan ke proses pengguna setelah proses I/O di kerjala, dan Asynchronous I/O (dimanakendali di kembalikna keproses pengguna tanpa meunggu proses I/O selesai dikerjakan. Sehingga I/O dan proses pengguna dapat berjalan secara bersamaan.
Struktur DMA (Direct Memory Access) adalah satu merode penanganan I/O dimana Device Controller berhubungan langsung ke memory tanpa Penanganan dari CPU. Setelah men-set buffers, pointers, dan counters untuk perangkat I/O, device controller mentransfer blok data langsung ke penyimpanan tanpa campur tangan CPU. DMA digunakan untuk perangkat I/O dengan kecepatan tinggi. Hanya terdapat satu interupsi setiap blok, berbeda dengan perangkat yang mempunyai kecepatan rendah dimana interupsi terjadi untuk setiap byte (Word).
3.       Struktur Penyimpananprogram komputer harus ada di memori utama (RAM) untuk bisa di jalankan. Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan data yang bisa di access langsung oleh  processor. Harusnya sebuah program di simpan permanen dalam memori utama, namaun karena ukuran memori utama relatif kecil untuk dapat menyimpan data dan program secara keseluruhan juga karena memori utama bersifat Volatile, (memerlukan aliran listrik untuk dapat menyimpan data, jika komputer mati, maka data akan hilang). Untuk mempermudah akses perangkat I/O ke memori utama, maka dilakukan pemetaan memori ke I/O dengan device register. Metode ini sangat cocok untuk perangkat dengan waktu respon yang cepat seperti Video Controller. Register di akses lebih cepat dari pada memori utama oleh processor, untuk mengatasi perbedaan kecepatan ini, maka di buatkan suatu bufferpenyimpanan yang disebutCache.
Selain memori utama, juga terdapat memori kedua dalam sistem komputer modern berupa Harddisk (Magnetic disk) yang terdiri dari susunan piringan / cakram yang berputar menyerupai CD yang terdiri dari track  yang kemudian di bagi menjadi beberapa sektor.
4.       Storage HierarchyDalam storage hierarchy structure, data yang sama bisa tampil dalam level berbeda dari sistempenyimpanan. Sebagai contoh integer A berlokasi pada bekas B yang ditambahkan 1, dengan asumsibekas B terletak pada magnetic disk. Operasi penambahan diproses dengan pertama kali mengeluarkanoperasi I/O untuk menduplikat disk block pada A yang terletak pada memori utama Operasi ini diikutidengan kemungkinan penduplikatan A ke dalam cache dan penduplikatan A ke dalam internal register.Sehingga penduplikatan A terjadi di beberapa tempat. Pertama terjadi di internal register dimana nilai Aberbeda dengan yang di sistem penyimpanan. Dan nilai di A akan kembali sama ketika nilai baru ditulisulang ke magnetic disk.Pada kondisi multi prosesor, situasi akan menjadi lebih rumit. Hal ini disebabkan masing-masingprosesor mempunyai local cache. Dalam kondisi seperti ini hasil duplikat dari A mungkin hanya ada dibeberapa cache. Karena CPU (register-register) dapat dijalankan secara bersamaan maka kita harusmemastikan perubahan nilai A pada satu cache akan mengubah nilai A pada semua cache yang ada. Halini disebut sebagai Cache Coherency.
5.       Proteksi Perangkat Keras Sistem komputer terdahulu berjenis programmer-operated systems. Ketika komputer dioperasikan dalam konsul, mereka (pengguna) harus melengkapi sistem terlebih dahulu. Untuk meningkatkan utilisasi sistem, sistem operasi akan membag isistem sumberdaya sepanjang program secara simultan. Pengertian spooling adalah suatu program dapat dikerjakan walaupun I/O masih mengerjakan proses lainnya dan disk secara bersamaan menggunakan data untuk banyak proses. pengertian multi programming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu. Pembagian ini memang menguntungkan, tapi dapat menimbulkan masalah baru. Jika tidak di sharing maka, jika terjadi kesalahan akan membuat kesalahan juga pada program. Namun jika di sharing dan terjadi kesalahan pada satu proses, maka akan berpengaruh pada proses yang lain. Sehingga di perlukan sebuah proteksi (Pelindung). Banyak kesalahan Pemprograman dideteksi oleh perangkat keras. Kesalahan ini biasanya ditangani oleh sistem operasi. Jika terjadi kesalahan program, perangkat keras akan meneruskan kepada sistem operasi dan sistem operasi akan menginterupsi dan mengakhirinya. Pesan kesalahan disampaikan, dan memori dari program akan dibuang. Tapi memori yang terbuang biasanya tersimpan pada disk agar programmer bisa membetulkan kesalahan dan menjalankan program ulang.
·         Proteksi Operasi Dual Mode untuk memastikan sebuah operasi berjalan dengan baik, harus melindungi Sistem, Program dan Data dari program-program yang salah. Proteksi ini memerlukan Share Resources. Systemmelakukannya dengan cara menyediakan pendukung perangkat keras yang mengizinkan pengguna membedakan mode pengeksekusian sebuah program. Mode yang digunakan ada dua mode operasi yaitu, Mode Monitor dan Mode Pengguna. Pada perangkat keras akan ada sebuah Bit Mode yang membedakan mode apa yang sedang digunakan dan apa yang sedang dikerjakan. Jika Mode Monitor maka akan benilai 0, dan jika Mode Pengguna maka akan bernilai 1. Pada saat boot time, perangkat keras bekerja pada mode monitor dan setelah sistem operasi di-load Maka akan mulai masuk pada mode pengguna. Ketika terjadi trap atau interupsi perangkat keras akan men-Switch dari Mode Pengguna ke Mode Monitor (terjadi perubahan State Bit 0). Dan akan kembali menjadi mode pengguna jika sistem operasi mengambil alih proses dan kontrol komputer. (state akan berubah menjadi Bit 1).
·         Proteksi I/O Pengguna bisa mengacaukan sistem operasi dengan melakukan instruksi I/O ilegal dengan mengakses lokasi memori untuk sistem operasi atau dengan cara hendak melepaskan diri dari prosesor. Untuk mencegahnya kita menganggap semua instruksi I/O sebagai privilidge instruction sehingga mereka tidak bisa mengerjakan instruksi I/O secara langsung ke memori tapi harus lewat sistem operasi terlebih dahulu. Proteksi I/O dikatakan selesai jika pengguna dapat dipastikan tidak akan menyentuh mode monitor. Jika hal ini terjadi proteksi I/O dapat dikompromikan.
·         Proteksi Memory salah satu proteksi perangkat keras yakni dengan melakukan proteksi memori yakni dengan membatasi penggunaan memori. Disini ada bebebrapa istilah yang di gunakanan, antara lain : Base Register, yaitu alamat memori fisik awal yang di alokasikan / boleh diakses oleh pengguna; Limit Register yaitu nilai batas memori fisik yang boleh diakses oleh pengguna. Contoh pengguna memiliki Base register 300040 dan mempunyai Limit Register 120900, maka pengguna hanya di izinkan menggunakan memori antara 300040 sampai dengan 420940 saja. 

Back Top

0 komentar:

Posting Komentar